Tentang
Amy Hadiastuti, AEPP®
Financial Protection & Estate Planning Specialist • Founder ELV Indonesia
Amy bekerja di persimpangan dua hal yang jarang dibahas bersamaan: melindungi penghasilan keluarga hari ini, dan menyiapkan cara harta berpindah ke generasi berikutnya. Lewat ELV Indonesia, ia mendampingi ribuan keluarga — dan membimbing advisor baru untuk melakukan hal yang sama dengan cara yang jujur.
Kenapa Amy mulai dari edukasi
Banyak orang menunda proteksi bukan karena tidak mampu, tapi karena tidak paham. Pertanyaannya selalu sama: mulai dari mana, berapa, dan apakah ini benar-benar perlu. Di tengah kebingungan itu, keputusan sering diambil karena tekanan — bukan karena pemahaman.
Amy memilih urutan yang berbeda. Sebelum bicara produk, ia merapikan arus kas, tanggungan, dan tujuan keluarga. Angka yang keluar kemudian dipakai sebagai kompas, bukan sebagai alat menakut-nakuti. Baru setelah itu pilihan proteksi dibahas, termasuk batasannya.
Cara ini lebih lambat di awal, tapi hasilnya lebih tahan lama. Klien tahu apa yang mereka beli, kenapa membelinya, dan apa yang tidak dicover. Untuk urusan warisan, kerapian dokumentasi lebih penting lagi — karena yang menikmati hasilnya nanti bukan kita.
Kerangka kerja
Lima Maqasid Syariah
Perencanaan keluarga dan warisan di sisi Amy tidak dimulai dari produk, melainkan dari tujuan: menjaga lima hal yang paling mendasar bagi keluarga. Inilah kerangka yang menuntun setiap rekomendasi di e-book dan sesi pendampingan.
Diurutkan dari yang paling mendasar (Al-Ghazali): din, nafs, ’aql, nasl, mal.
Hifzh al-Din
Menjaga Agama
Harta dikelola dan diwariskan dengan berkah; sumbernya halal dan pembagiannya selaras dengan keyakinan (faraid, wasiat, dan hibah).
Hifzh al-Nafs
Menjaga Jiwa & Kehidupan
Keluarga dilindungi dari runtuhnya penghasilan saat pencari nafkah sakit atau berpulang, lewat proteksi kesehatan dan jiwa.
Hifzh al-’Aql
Menjaga Akal & Pikiran
Dana pendidikan anak disiapkan dan keputusan besar dirancang saat suasana tenang, bukan ketika keluarga sedang tertekan.
Hifzh al-Nasl
Menjaga Keturunan
Warisan berpindah mulus ke generasi berikutnya tanpa konflik; penerimanya jelas, bagiannya adil, dan dokumentasinya rapi.
Hifzh al-Mal
Menjaga Harta
Harta dijaga tetap likuid dan tertata, tidak mudah tertahan di administrasi, memakai kombinasi wasiat, hibah, dan penerima manfaat polis.
Satu sesi, lima tujuan
Setiap rencana keluarga diukur dengan kelima maqasid ini, supaya proteksi dan warisan tidak sekadar aman, tapi selaras dengan nilai keluarga.
Sertifikasi
Lima sertifikasi yang dipegang Amy
Masing-masing mewakili satu bagian pekerjaan. Digabung, semuanya menutup satu tujuan besar: keluarga tetap utuh secara finansial, dan harta berpindah dengan rapi.
Accredited Estate Planner Practitioner
Merancang bagaimana harta berpindah ke generasi berikutnya: siapa menerima apa, lewat instrumen apa, dan bagaimana caranya agar tidak jadi sengketa.
Certified Insurance Specialist
Membaca produk asuransi sampai ke detail teknis: definisi manfaat, pengecualian, masa tunggu, dan prosedur klaim. Ini yang bikin pembahasan tidak berhenti di brosur.
Accredited Wealth Planner
Menyusun rencana kekayaan secara menyeluruh: dari arus kas bulanan, dana darurat, tujuan jangka menengah, sampai proteksi yang menjaga semuanya tetap berjalan.
Estate Planning & Probate Law
Dasar hukum seputar waris, hibah, dan proses administrasi harta keluarga. Berguna supaya rencana yang sudah disusun tidak kandas di urusan legalitas.
Certified Islamic Estate Management
Perencanaan warisan dengan prinsip syariah: faraid, wasiat, dan hibah — sehingga keluarga muslim bisa menyiapkan warisan sesuai keyakinannya.
Partner: Raditya
Di ELV, Amy dibantu Raditya di sisi teknologi dan platform — supaya edukasi keuangan bisa diakses siapa saja, bukan cuma mereka yang punya kenalan agen.
Wisuda Pinnacle Excellence Program - INSEAD Asia Campus, Singapore
Pendidikan
Lulusan INSEAD - Pinnacle Excellence Program
Amy menyelesaikan Pinnacle Excellence Program - program eksekutif hasil kerja sama Allianz dengan INSEAD, The Business School for the World - di INSEAD Asia Campus, Singapore.
Angkatan Class of 2026 ini membawa Amy ke ruang belajar yang sama dengan pemimpin industri dari berbagai negara: studi kasus nyata, disiplin berpikir strategis, dan cara menerjemahkan strategi besar jadi keputusan kecil yang bisa dijalankan keluarga tiap hari.
Bagi klien Amy, hasilnya terasa sederhana: cara menjelaskan proteksi dan warisan jadi lebih jernih, terstruktur, dan tidak bertele-tele.
Program
Allianz x INSEAD
Kampus
INSEAD Asia Campus, Singapore
Angkatan
Class of 2026
Komunitas
Allianz Life Changers
Cara kerja
Empat prinsip yang Amy pegang
01
Edukasi dulu, bukan produk dulu
Sesi pertama dipakai untuk memahami, bukan untuk menawarkan. Kalau setelah paham kamu memutuskan belum perlu, itu keputusan yang sah.
02
Angka dulu, baru rasa
Kebutuhan dipetakan dari arus kas dan tanggungan yang nyata. Tujuannya supaya premi yang diambil bisa konsisten dibayar, bukan sekadar terasa melegakan sesaat.
03
Rapi di dokumen, bukan cuma di rencana
Untuk urusan warisan, kesepakatan di kepala tidak cukup. Polis, hibah, dan surat wasiat perlu tertulis dan tersimpan di tempat yang bisa ditemukan keluarga.
04
Transparan soal batasan
Apa yang dicover, apa yang tidak, dan kenapa. Termasuk soal kompensasi: siapa yang membayar apa dalam proses ini.
Kelas & edukasi
Yang diajarkan Amy lewat ELV
Cara memilih asuransi yang tepat
Membedah istilah polis, menghindari jebakan sales, dan mengenali tanda-tanda produk yang tidak sesuai kebutuhan.
Menyusun warisan & surat wasiat
Dari pembagian harta, hibah, sampai surat wasiat — supaya keluarga tidak berdebat saat sedang berduka.
Siap nikah, siap finansial
Kelas persiapan untuk calon pengantin: keuangan rumah tangga, kesepakatan awal, dan proteksi pertama yang perlu disiapkan.
Mau mulai dari yang paling sederhana?
Ambil panduan gratisnya, atau langsung kirim pesan. Tidak harus siap membeli apa pun untuk sekadar bertanya.